Pages

Blogroll


I made this widget at MyFlashFetish.com.

Senin, 20 Desember 2010

LEVI PENEMU CELANA JEANS

Pertengahan abad XIX, berduyun-duyun orang dating ke san fransisco di pantai barat benua amerika. Mereka ingin menambang emas. Levi strauss berumur 17 tahun juga ikut ke sana. Ia di modali oleh kakaknya untuk berjulan kanvas sebagai tenda dan atap kereta,padahal ia ingin sekali menambang emas.

Levi bukan hanya pandai menjahit tenda, tetapi juga pakaian. Di buatnya sehelai celana kerja dari kanvas untuk tenda. Celana berharga 22 sen dolar kepada seorang buruh tambang. Ternyata banyak buruh lain yang meminta di butkan celan serupa. Kini levi berjualan celana, celananya memang kuat, tetapi kurang nyaman di pakai karena bahanya kaku.

Pada tahun 1860-an, levi mengganti bahan celananya dengan kain yang kuat tetapi lebih lembut. Di eropa kain itu di sebut serge de nimes (kain serge dari kota nimes), tetapi orang amerika menyebutnya denim saja, karena susah diucapkan oleh orang amerika maka mereka menyebutnya jeans. Bahkan di Indonesia sendiri sudah di tulis jins, supaya kain tidak cepat kotor, levi mencelup kain itu dengan indigo(nila) sehingga berwarna biru, maka lahirlah dengan istilah blue jeans.

Pada tahun 1873, seorang penjahit dari Kansas city bernama Jacob davis, mengajari levi untuk memasang paku-paku pada ujung-ujung jahitan saku, selain itu levi juga menambahkan paku pada jahitan di selangkangan celana supaya jahitan tidak lepas kalau di pakai berjongkok.

Untuk menghangatkan tubuh, para buruh sering berjongkok di sekeliling api unggun di malam hari. Kadan-kadang mereka terlalu dekat api paku yan ada di jahitan celananya menjadi panas, maklumlah orang-orang penambang tidak memakai pakaian dalam, jadi paku di bagian tersebut di hilangkan oleh levi.

Kemudian tidak hanya buruh saja yang memakai celana levi, tetapi itu di sukai juga oleh para kaula muda maupun tua berbagai lapisan masyarakat, termasuk para siswa.

Usaha levi strauss berkembang menjadi industry raksasa, ia tetap membuat pakaian kerja yang kuat dengan harga yang terjangkau oleh buruh tambang, katanya orang-orang tersebut membantu membangun bangsa, bahkan setelah kaya levi banyak memberikan beasiswa dan membantu orang-orang yang ingin maju.

Kemudian levi strauss meninggal pada tahun 1902, usaha raksasanya di warisi oleh saudaranya, levi strauss bertujuan untuk membuat celana kuat untuk buruh tambang dan orang-orang yang uangnya terbatas. Ia tidak sempat melihat celana buatanya masuk majalah mode kelas tinggi vogue, bahkan ia juga tidak tahu sejak tahun 1960-an blue jeans merambah dunia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar